ICT Prio Site's
Information and Communications Technology (ICT)
 

Keladi Tikus Sebagai Obat Kanker

Posted In: . By Admin DMG

Penyakit Kanker Tidak Lagi Mematikan

Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain.

Para penderita kanker di Indonesia

keladi-tikus1
Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,” kata Drs. Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia.

Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof. Dr. Chris K.H.Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari University Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysi
a. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura dan berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. “Sebelum menjalani kemoterapi, dokter mengatakan agar kami  menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya  nafsu makan,” jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus  berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. “Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh tersebut,”  ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di
Malaysia, secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul ‘Cancer, Yet They Live’ karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut.
Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia,” kenang Patoppoi sambil tersenyum.  Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.

Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen  Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat,  familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginy
a. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana. Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu.

Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman
tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut. “Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di  pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.

Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaniny
a. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,” lanjut Boni.

Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta,” kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi.

Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali. “Tetapi karena sesuatu hal, para  dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai
pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertaw
a.

Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesi
a. Kemudian Dr. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebarluaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia.

Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai  meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos, Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. “Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.

Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi,  karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.  Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr.
Teo di Penang , Malaysia . Di kantor Pusat  Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan  perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk  pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. “Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,” kata Boni.

Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan.  Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia,” lanjut Boni.” Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran.” tambahnya.

Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.
Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami  penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena  menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di
Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun.” Di sinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,” kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya, yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan  seperti kerbau, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa. Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak  mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan.  Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukimia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.
Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel “Obat Kanker” bisa menghubungi perwakilan lembaga social “Cancer Care Indonesia” beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no. 5, Jakarta Timur, telp : 021-4894754, 4894786, 4897686.

Baca Selengkapnya Ya......
 

Eka Puspasari
E72, ponsel penerus Nokia E71 (techtree.com)
VIVAnews - Produsen telepon seluler (ponsel) Nokia terus berusaha mengalahkan dominasi BlackBerry di kelas ponsel pintar. Perusahaan asal Finlandia tersebut telah bekerja sama dengan Microsoft dan kini meluncurkan Microsoft Communicator Mobile.

Aplikasi Microsoft Communicator Mobile ini sendiri dibuat untuk menjembatani ponsel dengan komputer. Ini berarti sejumlah perubahan terutama di bagian konektivitas dan layanan pesan.

Fitur Microsoft Office akan ditanamkan dalam ponsel-ponsel pintar baru Nokia. Jajaran telepon pintar itu akan diluncurkan akhir tahun ini.

Laman harian Telegraph mengutip Microsoft yang mengatakan bahwa fitur yang mampu menghubungkan telepon ke server bisnis ini mengurangi risiko peretasan dan kegagalan pengaturan.

Microsoft Communicator Mobile ini akan ditanam dalam telepon seri E52 dan E72. Sebelumnya aplikasi ini hanya tersedia untuk telepon yang bisa menjalankan sistem Java.

Kerja sama antara Microsoft dengan Nokia ini sendiri diawali pada Agustus 2009. Dua perusahaan besar ini menyatakan bahwa mereka ingin mengalahkan pembuat BlackBerry, Research in Motion.

Namun hingga saat ini, ancaman terbesar BlackBerry diduga berasal dari ponsel pintar Apple iPhone dan sistem operasi besutan Google, Android. (mt)

Baca Selengkapnya Ya......
 

Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Gelembung galaktik RCW 120 (European Space Agency)
Embrio itu diperkirakan bisa tumbuh menjadi salah satu bintang terbesar di galaksi

VIVAnews - Sebuah calon bintang raksasa dengan massa jauh lebih besar dibanding Matahari di tata surya ini sedang tumbuh dalam sebuah gelembung gas. Gambar embrio bintang tersebut terekam oleh teleskop Herschel milik Badan Luar Angkasa Eropa (ESA).
.

Menurut laman stasiun televisi BBC, 6 Mei 2010, citra gelembung gas yang disebut RCW 120 itu dirilis beberapa hari menjelang peringatan satu tahun peluncuran teleskop Herschel ke orbit. ESA meluncurkan teleskop Herschel pada 14 Mei 2009.

Detektor inframerah milik Herschel mampu melihat materi bersuhu rendah yang bisa melahirkan bintang. Citra seperti RCW 120 akan membantu menjelaskan bagaimana proses sebuah bintang raksasa terbentuk.

Calon bintang raksasa dalam citra teleskop tersebut tampak seperti sebuah gumpalan putih di tepi bawah gelembung. Embrio itu diperkirakan bisa tumbuh menjadi salah satu bintang terbesar dan yang paling cerah di galaksi dalam ratusan ribu tahun mendatang.

Calon bintang raksasa tersebut sudah memiliki massa sekitar delapan hingga sepuluh kali lebih besar dibanding massa Matahari, dan dikelilingi begitu banyak material.

Bila lebih banyak gas dan debu berjatuhan di bintang tersebut, objek itu berpotensi menjadi salah satu objek raksasa dalam Galaksi Bima Sakti, dan akan berpengaruh bagi lingkungan sekitarnya.

"Ini merupakan bintang besar yang mengontrol evolusi kimia dan kedinamisan galaksi," terang ilmuwan Herschel, Dr. Annie Zavagno, dari Laboratoire d'Astrophysique de Marseille.

"Ini merupakan bintang besar yang menciptakan elemen berat seperti besi dan elemen-elemen tersebut akan berada di ruang antar bintang. Dan karena bintang-bintang besar mengakhiri hidup mereka dengan ledakan supernova, mereka juga menyuntikkan energi besar ke galaksi," lanjut Zavagno.

Herschel memiliki kemampuan unik yakni mampu melihat proses fisik yang tidak bisa dilakukan teleskop lain. Teleskop Hubble misalnya, tidak bisa melihat secara detail seperti yang dihasilkan Herschel. (ren)

Baca Selengkapnya Ya......
 

Fakta Ilmiah di Balik Segitiga Bermuda

Posted In: . By Admin DMG

Elin Yunita Kristanti
Segitiga Bermuda (NASA)
VIVAnews -Misteri melingkupi sebuah wilayah laut di dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah yaitu Bermuda, Puerto Riko, dan Miami di Amerika Serikat.
Ada yang menyebutnya 'Segitiga Setan', 'Limbo the Lost', 'Twilight Zone', dan yang paling tenar adalah sebutan 'Segitiga Bermuda -- terinspirasi dari artikel Vincent Gaddis di Majalah Argosy.
Meski, dalam peta Amerika Serikat, The U. S. Board of Geographic, tak ada tempat bernama 'Segitiga Bermuda'.

Wilayah ini jadi salah satu lokasi paling misterius, horor, dan menakutkan di muka Bumi. Apalagi, dalam sejarahnya, banyak kapal dan pesawat yang tertelan di lokasi itu.

Legenda Segitiga Bermuda makin ramai diperbincangkan ketika pada 5 Desember 1945 pukul 14.10 waktu setempat, lima pesawat yang dipiloti para penerbang terlatih dari kesatuan Penerbangan 19 tiba-tiba hilang di segitiga itu. Padahal cuaca sedang cerah.

Para pilot sempat meminta pertolongan lewat radio, namun, mereka tiba-tiba raib. Pesawat yang ditugasi mencari mereka juga raib misterius. Dilaporkan enam pesawat dan 27 orang hilang dalam peristiwa itu.

Juga peristiwa hilangnya kapal induk USS Cyclops pada 1918, yang hingga saat ini jadi misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika Serikat.

Berbagai macam dugaan aneh muncul, ada yang mengatakan alien yang bersembunyi di bawah lautan, portal ke dimensi lain, gas methan, lokasi Atlantis yang hilang, hingga rumah iblis, Dajal.

Namun, ada juga penjelasan ilmiah yang lebih layak dipertimbangkan untuk menjawab misteri ini

***

Seperti di muat laman LiveScience, ada jawaban logis untuk menjelaskan hilangnya kapal atau pesawat di Segitiga Bermuda itu.

Daerah Segitiga Bermuda rentan terhadap badai tak terduga. Ada gelombang -- Gulf Stream -- yang sangat cepat dan turbulen -- menelan serpihan kapal, pesawat, beserta penumpangnya. Menghapus bukti-bukti terjadinya bencana.

Tak hanya itu, Laut di Segitiga Bermuda memiliki kedalaman hingga 30.000 meter atau lebih dari 9.000 meter dengan kondisi topografinya bisa 'menelan' kapal sehingga tak pernah ditemukan.

Laman Sejarah Angkatan Laut Amerika Serikat, www.history.navy.mil, menjelaskan bahwa faktor signifikan yang menyebabkan hilangnya kapal di Segitiga Bermuda adalah arus laut yang kuat disebut Gulf Stream.

Sebelum telegraf, radio dan radar ditemukan, pelaut tidak tahu ada badai atau angin topan berada di dekatnya.Bencana itu baru ketahuan setelah ada perubahan di cakrawala.

Badai yang datang tiba-tiba itulah yang menyebabkan kapal angkatan laut hilang di Bahama, Saratoga. Kapal dan-krunya hilang tak berbekas pada 18 Maret 1781.

Dijelaskan juga bahwa tidak hanya di Segitiga Bermuda, banyak kapal-kapal Angkatan Laut AS lainnya telah hilang di laut karena badai di seluruh dunia -- secara mendadak.

Kapal dan pesawat bisa hilang secara tiba-tiba di wilayah Segitiga Bermuda itu karena anomali kompas yang bisa mengacaukan sistem navigasi. Soal adanya anomali ini pernah dicatat oleh Columbus dalam pelayarannya.

Dalam sejumlah catatan disebutkan bahwa Segitiga Bermuda adalah salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki anomali. Wilayah lain adalah laut Jepang dan Filipina, yang juga dikenal dengan nama yang mirip, 'Segitiga Formosa'.

***

Faktor cuaca juga ikut berperan mengapa kapal dan pesawat hilang di Bermuda. Pola cuaca Karibia-Atlantik sangat ekstrim. Badai lokal yang mendadak menimbulkan cipratan air kencang yang bisa jadi bencana bagi pelaut maupun pilot.

Penelitian satelit bahkan membuktikan, adanya gelombang dahsyat setinggi 80 kaki atau bahkan lebih, terjadi di wilayah laut terbuka, seperti halnya Segitiga Bermuda.

Gelombang ini bisa menghancurkan kapal besar dan membuatnya berkeping-keping.

Ada juga faktor topografi dasar laut di Segitiga Bermuda. Dari benting [gundukan pasir tengah laut], pulau di bawah laut, hingga palung yang luar biasa dalam.

Dengan kombinasi arus kuat, kapal atau pesawat bisa terjebak di dasar laut untuk selamanya.

Sementara, seperti dimuat laman Pattayadailynews, 6 Mei 2010, ahli geokimia, Richard McIver pada 1981 memperkenalkan teori peran gas metan hidrat dalam misteri Segitiga Bermuda.

Kata dia, longsor di dasar Segitiga Bermuda besar kemungkinan mengakibatkan lumpur dan batu besar meluncur dengan cepat -- yang akhirnya merobek dasar laut dan membuka selubung lapisan gas.

Gas itu lalu pecah dan mengeluarkan metana yang menyebabkan gelombang besar. Gas itu meledak di permukaan air tanpa peringatan dan menyulitkan setiap kapal atau pesawat yang lewat di lokasi itu.

Yang juga menyebabkan kecelakaan adalah faktor mnusia. Banyak pelaut dengan pengetahuan seadanya nekat menyeberangi daerah serawan Segitiga Bermuda.

Penjaga laut Amerika Serikat selama ini telah mengabaikan faktor mitos atau fiksi di Segitiga Bermuda. Menurut pengalaman mereka, gabungan kekuatan alam dengan segala ketidakpastiannya adalah biang keladi 'kekalahan' manusia di Segitiga Bermuda. (wm)

Ilustrasi Segitiga Bermuda

Baca Selengkapnya Ya......
 

Bukan Kondom Biasa

Posted In: , . By Admin DMG

Kondom
VIVAnews - Kreativitas memang tidak ada batasnya, termasuk dalam hal merancang kondom. Tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai alat pengaman seksual, beragam kondom diciptakan untuk menambah sensasi bercinta.
Berikut empat dari delapan model kondom paling unik yang beredar di berbagai negara.

1. Kondom Musik

Kondom ini dilengkapi dengan miniatur speaker dan sensor gerak yang ditanam pada bagian ujungnya. Kondom ini akan mengeluarkan musik secara otomatis selama pengguna melakukan hubungan seksual.

Volume musik tergantung pada intensitas gerakan dan posisi bercinta. Keterbatasan kondom ini adalah kualitas suara yang rendah, mirip dengan nada monophonik ponsel. Pengujian telah menunjukkan tidak ada bahaya sengatan listrik bagi penggunanya.

2. Kondom Glow in the Dark

Love Light adalah kondom phospor yang bisa memendarkan cahaya dalam suasana gelap. Kondom ini tersedia dalam dua paket yaitu paket 6 atau 12. Harga untuk paket 6 sebesar € 8.45 dan untuk paket 12 senilai € 14,95.

Agar bersinar saat digunakan dalam gelap, kondom ini perlu mendapatkan cahaya selama 30 detik. Kekuatan sinar kondom bisa bertahan selama 15 menit. Namun, pijaran ekornya bisa bertahan selama berjam-jam.

3. Kondom Whisky

Alat pengaman bernama McCondom ini memiliki aroma mirip whisky. Hanya saja, aroma itu tak memengaruhi rasanya. Pelumas kondom seharga £ 2.12 ini tidak berasa seperti whisky, tapi aromanya mampu membangkitkan suasana bercinta.

4. Kondom Penggaris

Kondom bernama 'Condometricis' ini bisa digunakan untuk mengukur panjang alat vital pria. Kondom dilengkapi angka-angka pengukur seperti penggaris. Condometric adalah profilaksis pertama, yang bisa mengukur dan menunjukkan panjang alat vital pria, serta membantu menunjukkan ukuran yang sebenarnya.

Baca Selengkapnya Ya......
 

Mau Jadi CEO Perusahaan IT? Coba Dulu Simulasinya

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa sih yang enggak mau jadi CEO (chief executive officer) alias orang nomor satu di perusahaan? Bagaimana kalau tiba-tiba Anda ditawari jabatan tersebut saat ini?

Bukan mustahil itu terjadi apalagi kalau Anda memutuskan bikin perusahaan sendiri. Kalaupun merasa belum siap menjadi CEO, asah dulu kemampuan menjalankan bisnis. Kini sudah ada game simulasi yang didesain khusus untuk melatih calon CEO.
Game yang diberi nama Cisco myPlanet ini disediakan Cisco, produsen perangkat jaringan terkemuka. Game ini merupakan simulasi yang menempatkan pemainnya sebagai CEO sebuah perusahaan jasa internet. Secara virtual, pengguna bisa seolah-olah menjadi CEO yang menyediakan jasa internet dari zaman dial up hingga broadband dan mobile.

Permainan yang mirip Sim City ini tersedia gratis untuk diunduh dan digunakan. Ukuran file instalasi game yang harus diunduh sebesar 40 MB. Calon pengguna juga harus mendaftar di situs Cisco untuk dapat menggunakannya. Selain itu, tersedia forum online untuk berlomba menjadi top CEO dengan mengumpulna poin keaktivan dalam komunitas.

Cisco myPlanNet dapat diunduh di situs Cisco. Atau Anda bisa juga mengunduh langsung di http://www.mediafire.com/?hzwozhmajdn atau di http://depositfiles.com/files/reuvz52rt atau di http://hotfile.com/dl/36809960/a5339b6/cisco_myplannet_download.zip.html atau di http://rapidshare.com/files/373302932/cisco_myplannet_download.zip.html

Selamat mencoba.

Baca Selengkapnya Ya......
 

Pemerintah Siapkan Regulasi ICT Ramah Lingkungan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) tengah menyiapkan sejumlah regulasi agar industri teknologi informasi dan komunikasi atau ICT (information and communication technologies) ramah lingkungan.

Dirjen Aplikasi Telematika Kemkominfo Ashwin Sasongko di Jakarta, Kamis (8/4/2010) mengatakan, regulasi tersebut bisa menyangkut konten, perangkat lunak perangkat keras dan manufaktur. "Kami minta masukan seperti apa regulasi yang diinginkan guna mendukung green ICT," katanya.
Ia mencontohkan, regulasi green ICT di antaranya berupa pemanfaatan teknologi yang memungkinkan peralatan elektronik seperti komputer, pendingin ruangan, atau lampu dapat mati secara otomatis ketika tidak digunakan, pemakaian baterai dan plastik yang lebih ramah lingkungan, hingga meminimalkan penggunaan listrik di pabrik-pabrik ICT.

Ashwin mengatakan, pemakaian ICT yang ramah lingkungan memang membutuhkan investasi awal cukup besar. Namun, lanjutnya, ke depan, biaya pengoperasian green ICT bisa menjadi lebih murah, sehingga dalam jangka panjang akan makin efisien.

Ia mengatakan, sejumlah UU yakni UU No 36 Tahun 2009 tentang Telekomunikasi, UU No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, dan UU No 11 Tahun 2008 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sudah masuk dalam program revisi tahun 2010.

"Bisa saja, regulasi green ICT masuk ke dalam revisi UU tersebut," ujarnya.

Sumber Kompas

Baca Selengkapnya Ya......
 

TEMPO Interaktif, Amman - Surat kabar Yordania melaporkan berita serbuan makhluk ruang angkasa pada tengah malam. Berita mengenai Alien dengan tinggi tiga meter, yang datang menggunakan piring terbang ini memicu kepanikan masyarakat dan hampir menyebabkan evakuasi darurat di kota itu.
Surat kabar Al Ghad menerbitkan sebuah artikel halaman depan pada 1 April 2010 tentang pendaratan UFO dekat kota gurun Jafr, sekitar 300 km dari ibukota, Amman. Laporan itu mengatakan, UFO menerangi seluruh kota, komunikasi terputus dan membuat penduduk berlarian ke jalanan.

Walikota Jafr, Mohammed Mleihan, ternyata terjebak dengan tipuan April Mop koran itu. Dia memerintahkan mengirim aparat keamanan untuk mencari alien. "Siswa tidak pergi ke sekolah, orangtua mereka takut dan aku hampir evakuasi 13.000 warga kota," kata Mleihan. "Orang-orang takut bahwa alien akan menyerang mereka."

Seorang pejabat keamanan Yordania, yang tak mau disebutkan namanya, mengaku telah membahas masalah keamanan. Mereka telah merencanakan akan memberlakukan kondisi darurat di Jafr.

Mleihan mengatakan ia mungkin akan menggugat harian itu karena melakukan kebohongan besar. Namun, dia menambahkan bahwa koran itu telah diminta untuk meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan dengan lelucon itu.

Editor yang mengelola Al Ghad, Moussa Barhoumeh, mencoba meredakan situasi. Dia mengatakan laporan pemberitaan tersebut telah meledak di luar proporsinya. "Kita bermaksud untuk menghibur, tidak menakut-nakuti orang," katanya.

Sebelumnya, April Mop pernah dilakukan Orson Welles, yang menyebabkan kepanikan pada tahun 1938 dengan laporan berita terkenal berjudul "Perang Dunia" dalam siaran radionya. Laporan berita palsu itu menyiarkan drama secara langsung tentang serbuan makhluk dari Mars yang berhasil memicu histeria massa di antara pendengar yang menganggap penggambaran atas serangan itu benar.

AP| NUR HARYANTO

Baca Selengkapnya Ya......
 

Selamat Tahun Baru 2010

Posted In: . By Admin DMG


http://s338.photobucket.com/albums/n430/spicecomments/new_year/00009.gifhttp://s338.photobucket.com/albums/n430/spicecomments/new_year/00009.gif

Baca Selengkapnya Ya......
 

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Visitor

Kurs Mata Uang


Free shoutbox @ ShoutMix

FEEDJIT Live Traffic Feed

Partner