ICT Prio Site's
Information and Communications Technology (ICT)
Showing posts with label Jangan Bugil Di Depan Kamera. Show all posts
Showing posts with label Jangan Bugil Di Depan Kamera. Show all posts

“JBDK – Stop Violence Dating!”

Gerakan Nasional JBDK - “Stop terhadap Pelanggaran, pornografi dan
Kekerasan dalam Hubungan Cinta antar Remaja!”


Angka kekerasan dalam Rumah Tangga semenjak krisis ekonomi Indonesia dimulai tahun 1997 naik berkali lipat. Penyebab utamanya adalah faktor ekonomi yang memicu tindakan emosional dari pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang sebagian besar dilakukan oleh suami terhadap istri. Tidak hanya dalam relasi suami istri, kasus kekerasan dalam rumah tangga juga menimpa anak-anak dari keluarga yang bersangkutan. Mereka menjadi sasaran terhadap kemarahan yang tidak bisa tersalurkan dan membuat wanita dan anak-anak menjadi korban-korban terbesar yang tanpa daya.

Segenap upaya pemerintah untuk menanggulangi kekerasan dalam rumah tangga diwujudkan dalam Undang-Undang KDRT, Hukum Pidana dan peraturan pemerintah yang mengikat para pegawai negeri untuk tidak semena-mena dalam membina rumah tangganya. Boleh dikatakan, kasus KDRT mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius di negara ini.

Namun pernahkah kita berpikir, bahwa relasi dari hubungan lelaki dan perempuan tidak hanya dibentuk dalam lembaga pernikahan. Di dunia remaja, relasi hubungan yang diwujudkan dalam masa percintaan sebelum nikah, banyak dilakukan oleh jutaan remaja di Indonesia. Mereka menyebutnya dengan masa berpacaran, dating atau masa penjajakan sebelum masuk ke tahap serius pernikahan. Namun faktanya, terjadi kasus penyimpangan luar biasa yang melanda kehidupan dating para remaja kita.

Mungkin sudah banyak lembaga swadaya dan pemerintah yang berkonsentrasi terhadap kehidupan remaja. Tetapi tidak ada satupun lembaga yang serius menangani masalah Violence Dating (Pelanggaran Hubungan Cinta antar Remaja). Masa berpacaran yang dilakukan remaja tingkatan SMP, SMA hingga Universitas dipandang sebagai sesuatu yang belum serius dan tidak perlu memerlukan perhatian yang khusus. Padahal, setiap tahun, terdapat data-data yang mengkhawatirkan, hasil dari Violence Dating dengan korban terbesar anak remaja Indonesia. Data-data buruk tersebut antara lain :

  • 1.5 juta aborsi dilakukan oleh para remaja (dari total data 2.4 juta) per tahun.
  • 500+ video porno buatan remaja dibuat pada kurun waktu 2004-2007. Setiap hari, 2 video porno terbaru buatan remaja Indonesia tersebar lewat Internet dan handphone (data gerakan JBDK).
  • Angka hamil di luar nikah yang berujung pada pernikahan dini, melanda seluruh daerah di Indonesia. Minimal, setiap tahun, di setiap Sekolah Menengah Umum seluruh Indonesia, ada kasus 1 kehamilan yang dialami para siswanya.
  • Kota-kota tempat tujuan mahasiswa, menjadi daerah yang rawan terhadap kasus violence dating. Para mahasiswa perantauan, rentan terhadap gaya hidup bebas yang beresiko terhadap Sex Abuse dan Sex Violence.
  • Kekerasan dalam Hubungan Cinta pasangan Pelajar dan Mahasiswa, sering dirahasiakan dan jarang dijadikan persoalan hukum. Akibatnya, Violence Dating menjadi fenomena terpendam yang berpotensi besar menghancurkan masa depan kaum putri (korban terbesar dari violence Dating).
  • Efek dari Violence Dating merambah ke masalah kriminal, penyalah gunaan obat (Drugs dan Narkoba) hingga mencapai masalah penyimpangan seksual dan pornografi.

Kesadaran terhadap Violence Dating dan efek negatif yang ditimbulkannya harus dijadikan sebuah wacana di kalangan remaja. Kaum remaja wanita hendaknya berani untuk bersaksi, bercerita dan berbagi tentang segala hal penyimpangan dalam hal dating. Kaum pria remaja hendaknya sadar terhadap dominasi selama ini telah menimbulkan efek kekerasan atas nama cinta. Perilaku agresif, obsesif, kompulsif dan seduktif akan meminta korban yang selama ini dipaksa untuk diam. Kehidupan cinta di masa remaja adalah pondasi kehidupan berikutnya bagi pasangan hidup. Sebab Cinta tidak memerlukan kekerasan untuk dinyatakan. Sebab kita harus melawan, ketika kehidupan cinta di usia remaja berubah menjadi sebuah pelanggaran. Saatnya remaja berbicara tentang kehidupan cinta mereka. Agar tidak terjadi kekerasan berikutnya di masa depan.

Apa yang harus dilakukan?

Hal yang pertama adalah kita harus membuat Resource dan Research Center dengan menggunakan pusat pergerakan di dunia internet dan membuka line telephone untuk mendapatkan masukan dari masyarakat tentang masalah Violence Dating. Research Center bertugas mengumpulkan berbagai data dan wacana masalah Violence Dating yang terjadi dalam skala lokal dan internasional. Berbagai tools dan wacana Violence Dating telah lama dikembangkan di Amerika Serikat, kita dapat belajar dari cara mereka menanggulangi problem remaja secara nasional. Fokusnya membentuk gerakan yang concern di bidang violence dating dan edukasi terhadap remaja, pelajar dan mahasiswa.

  1. Membuat buku wacana Violence Dating versi Indonesia yang dipersiapkan untuk disebarkan ke masyarakat umum. Buku tersebut dapat menjadi wacana orang tua dan remaja, menggambarkan fakta, data sekaligus solusi sederhana menghadapi masalah Violence Dating.
  2. Menyebarkan pesan dan kampanye dialogis terhadap wacana Violence Dating kepada para pelajar dan mahasiswa. Dengan cara turun langsung ke sekolah-sekolah dan kampus mahasiswa.
  3. Menggandeng media massa cetak dan elektronik, bersama-sama membentuk wacana penanggulangan Violence Dating menjadi sebuah wacana publik. Menghadirkan berbagai macam artikel dan berita terhadap masalah tersebut dan mengajak berbagai macam pihak untuk bersama menyelesaikan masalah.
  4. Membangun Peer to Peer, Focuss Group Discussion dan para relawan yang memberikan pencerahan terhadap masyarakat.
  5. Menyelenggarakan berbagai macam event dan mengkritisi hari-hari genting yang sering menjadi puncak terjadinya Violence Dating (Hari Valentine, Hari Libur Sekolah dan kampus, Malam Tahun Baru)
Sony Set
0818 936 046
Delta Group
(031) 70444333
081 33000 4499
"JBDK - Stop Violence Dating!"

Baca Selengkapnya Ya......
 

Saksikan, Tayangan Dokumenter Gerakan "jangan bugil di depan kamera!" di ANTEVE, segera!

Nyalakan televisi anda, tepat pada tanggal 24 januari 08, jam 23.00.

Bersiaplah berhadapan dengan wacana JBDK on TV! Hasil kerja bareng Tim JBDK dan Tim Mata Rantai ANTEVE. Kami membuat tayangan kampanye dan gerakan JBDK. Pembuatan dan pengambilan gambar menggunakan 3 lokasi, Jogja, Temanggung dan Purworejo.

Terimakasih untuk rekan-rekan Deblot dan Ibeng, thanks udah bersusah payah membantu kami menyebarkan pesan JBDK. Mari berjuang bung! Kerja belum selesai.

Salam JBDK.

Sumber : http://www.tvlab.blogspot.com/

Baca Selengkapnya Ya......
 

Rata Kiri Kanan

Ide Kreatif, local Content <->Tayangan televisi

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah menyelenggarakan sebuah diskusi dan workshop penulisan skenario dan perancangan tv program. waktu itu saya selenggarakan di JogJakarta, dan kebetulan pesertanya ada beberapa dari staf produksi dan promosi televisi nasional dan rekan-rekan dari televisi lokal. Workshop waktu itu, berfokus, bagaimana membuat sebuah local content yang menarik dan bisa diterima menjadi tayangan nasional. Beberapa ide yang masuk selalu berhubungan dengan masalah ide lokal budaya yang dikemas dengan gaya entertainment dan disajikan dengan gaya bahasa lokal dicampur gaya gaul ala metropolitan. Klop!

Mix and match, mencampur berbagai macam elemen dan disajikan secara kombinasi menjadi berbagai macam tayangan. sepertinya gampang dan mudah dilaksanakan, tetapi pelaksanaannya ternyata Pecah Ndase! Kita sering berpikir untuk membuat sebuah tayangan terlalu rumit, bercita-cita sehebat stasiun televisi nasional dengan berbagai macam peralatan siar termutakhir. Walah?

Bukan bermaksud meremehkan kekuatan peralatan tv-tv lokal. Ada sebuah stasiun televisi lokal di jawa tengah yang peralatannya mengadopsi sebuah stasiun televisi di hongkong. Yang dikejar kualitas gambar dan standar minimal bisa sejajar dengan stasiun televisi besar. Tetapi apa yang terjadi? peralatan-peralatan kamera DV yang dimilikinya akhirnya dikonversi menjadi sistem mini DV di tahun-tahun terakhir. Supaya bisa menghemat biaya. hehehehehe...

Saya coba memberikan sebuah masukan, bagaimana MTV pada awalnya adalah sebuah stasiun televisi dengan peralatan 'apa adanya'. Konsep studio, program directing yang agak nyeleneh, hingga kegilaan ide-ide MTV seperti tayagan JACK ASS dsb, membuktikan, bahwa ide kreatif bisa menjadi lebih hebat walau dengan peralatan apa adanya.

Saya jadi ingat Bajaj Bajuri. Konon di episode 1-100, Bajaj Bajuri dibuat dengan menggunakan kamera Cannon XL1/XL2. Yang sekarang banyak digunakan wartawan infotainment atau para pengusaha syuting pengantin.

Bajaj Bajuri adalah contoh kesederhanaan, bagaimana sebuah ide kreatif menjadi sangat menarik, walaupun dibuat dengan standar gambar 'News' dan Infotainment.

Jangan bayangkan kita bisa membuat gambar-gambar apik sekelas TV-TV kelas nasional yang kameranya saja ratusan juta rupiah satu bijinya. Jangan memaksa membuat sinetron dengan gambar-gambar bagus sekelas perusahaan-perusahan PH India. Kenapa kita nggak belajar dari Bajaj Bajuri atau MTV? Bahwa dengan peralatan 'apa adanya', kita bisa membuat konten yang dahsyat.

Kembali ke soal Konten, lalu sebenarnya, konten lokal apa sih yang bisa ditawarkan dan diprediksi bisa menjadi isu nasional.

Maka saya bisa mendefinisikannya menjadi sebagai berikut :

1. Karakter : Menurut saya, jika Thukul Arwana dulu dibuatkan program seperti Empat mata di tv lokal, maka ia akan punya efek yang sama seperti saat dibuat di televisi nasional. karena TA adalah sebuah karakter, ia dengan gaya lokal dan kepolosan nggak ada duanya, ternyata bernilai milyaran rupiah ketika di tawarkan ke televisi nasional. TEAMLO adalah grup musik dagelan Solo yang sangat LOCAL Content. Teamlo bisa menembus Televisi Nasional karena Teamlo sangat berkarakter. Dan berbagai macam karakter yang pernah wara-wiri di layar kaca seperti SRIMULAT, Benyamin dsb, adalah Local Content dari orang-orang dengan karakter budaya yang kuat. Maka, carilah karakter-karakter unik di daerah anda. Karena mereka akan membawa bendera local content menuju nasional. tapi terus terang, nggak mudah membuat sebuah tayangan dengan menggantungkan kekuatan pada Karakter. Selain masalah casting dan susahnya mencari tokoh yang tepat, kita berhadapan dengan berbagai nilai, sosial, ideologi dan matematis. Beberapa bulan yang lalu, saya pernah mencoba mengangkat profil Mbah Marijan menjadi seorang Host dengan tema acara : Marijan Show. Saya kebetulan dapat bantuan dari sebuah stasiun televisi nasional dan lokal di jogja untuk merancang acara ini. Tetapi akhirnya mentok, karena mbah marijan, bukan orang yang senang berada di depan kamera. Padahal, idenya, kepingin bikin seperti Kick Andy Metro TV, tapi ala Jogja, ala Marijan..hehehe. Nah sampai hari ini, saya lagi mencari orang sekelas mbah marijan. siapa tahu, suatu saat, ada sebuah talkshow yang lebih gila, serius dibandingkan yang sudah ada.

2. Obyek : Obyek seperti tempat, makanan dan berbagai pernik hasil manifestasi berbudaya adalah hal yang bisa dijadikan local content yang menarik untuk dibuatkan tayangannya. Apalagi kalau digabungkan dengan berbagai macam isu, kepercayaan, magis atau berbagai. Kalau hal seperti ini, anda pasti kenal soal wisata kuliner, jalan-jalan atau dulu pernah booming tayangan magis. Nah, sebagian besar menggunakan set dan obyek di daerah. Apakah ini local Content? sederhana saja, kalau berkaitan dengan masalah budaya dan kehidupan didaerah tempat tayangan ini dibuat, mengapa tidak?

3. Visi dan Misi
Saya jadi ingat ketika Musik Reggae dibawakan para jamaican menuju panggung dunia. Mereka membawa visi dan misi sebagai alat perjuangan dan PR. Ketika MUSIUM REKOR INDONESIA, yang nota bene adalah sebuah misi unik, mencatat segala macam rekor di Indonesia, dan bermarkas besar di semarang, MURI selalu membawakan nama besar Jamu Jago dan semarang disetiap lawatannya di Indonesia. Saya lagi mencoba membawa misi "Jangan Bugil di depan Kamera!" dari Jogja, kebetulan gerakan ini telah menjadi beberapa tayangan di televisi lokal dan nasional. So? masih banyak visi dan misi yang bisa dibuat daerah yang diimplementasikan ke televisi Nasional dan Lokal secara serentak.

Nah, saya mengerti, Anda sedang berpikir keras merancang berbagai macam ide yang menarik. jangan takut, dimanapun anda berada, di hutan atau di kota, saatnya menyalakan ide kreatif anda menjadi kenyataan.

Lalu? Mari kita ramaikan dunia televisi kita dengan berbagai ide kreatif. Sekarang juga.

Sony Set
http://tvlab.blogspot.com
0818 936 046
penulistangguh@gmail.com

Delta Group
http://ict-prio.blogspot.com
(031) 70444333
081 33000 4499
deltasagita@yahoo.co.id


Baca Selengkapnya Ya......
 



Rekan,

Gerakan "jangan bugil di depan kamera!" akan menuju ke Sumatera Barat pada bulan Maret 2008. Kebetulan kita dapat undangan sebagai pengisi materi di sana. Untuk lebih jelasnya, silahkan dibaca undangan di bawah ini :
Sony Set
"Jangan Bugil di Depan Kamera!"
**********
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Sebelumnya kami mendo'akan bapak dalam keadaan sehat wal afiat dan "selamat tahun baru islam". Mohon maaf sebelumnya, pekenalkan saya Ricky Nasyurda, Ketua Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) dari Universitas Negeri Padang.

Kami dari Pengurus UKK UNP berencana untuk mengangkatkan Seminar Nasional Anti Pornografi dan Pornoaksi. Kami tertarik dari ide yang bapak lakukan tentang gerakan JBDK, oleh karena itu kami ingin mengangkatkan tema ini dalam Seminar.


Seminar ini ditujukan untuk Mahasiswa, Pelajar, Guru dan Umum. Dan kami ingin Bapak sebagai Pemateri Utama dalam seminar ini. Kami berharap ini bisa membangkitkan semangat anak muda untuk melawan pornografi dan mewujudkan kampus UNP sebagai Kampus yang Intelektual dan Relegius.

Seminar ini kami rencanakan pada tanggal 8 Maret 2008 ...

Sumber : http://www.tvlab.blogspot.com/

Baca Selengkapnya Ya......
 


Kampanye dan Pembuatan Film Dokumenter JBDK.

Hari ini dan empat hari ke depan, JBDK bersama sebuah stasiun televisi nasional membuat tayangan semi dokumenter tentang kampanye JBDK. Hari ini, 10 januari 2008, tepat di tahun baru 1429 Hijriyah, kami tim JBDK Pusat, saya dan Beni pergi menuju temanggung dan beberapa kota di sekitar Jogjakarta Cyberningrat.

Di kota ini, kami bertemu dengan Ananto, koordinator JBDK Temanggung dan segenap simpatisan JBDK yang akan merayakan tahun baru ini dengan sarasehan JBDK pertama di Temanggung. Gerakan Moral "Jangan Bugil di Depan Kamera!", mencoba masuk ke pelosok, bertemu sapa dengan siapa saja dengan hati terbuka.

10 Januari, adalah hari yang kami pilih untuk melebarkan sayap dan menjalin persahabatan kawan-kawan baru. Sekaligus membuat film semi dokumenter JBDK terbaru bersama rekan-rekan wartawan dari sebuah televisi nasional di Jakarta. Ah, sebuah anugerah terindah, bahwa gerakan ini masih bisa berbuat untuk mencoba peka terhadap masalah 'aneh bin ajaib' yang menimpa bangsa ini. Allah Maha Baik !

Kemarin saya mendengar kasus video porno yang menimpa Menteri Kesehatan Malaysia Chua So Lek. Ternyata, virus kegilaan fenomena Bugil di Depan Kamera juga melanda hingga negeri Jiran. Chua, sang menteri yang mendadak menjadi bintang film porno, dikabarkan direkam secara Candid Camera, dengan berbagai gaya bersama pasangan selingkuhannya. Video sex yang menghebohkan malaysia selama beberapa waktu belakangan ini berdurasi 1 jam dan disebarluaskan melalui DVD dan jaringan Internet.

Chua yang malang? Atau Chua sang bintang porno baru? Setelah mengikuti jejak sukses video Porno Yahya Zaini dan Maria Eva Indonesia, menjadi Porn Star debutan, bersama-sama menambah coreng, aib rumpun melayu.Pejabat negara, contoh perbuatan bagi jutaan rakyat penonton aksi-aksi 'sensual' mereka.

Indonesia dan Malaysia mempunyai kasus yang parah di bidang penyimpangan pornografi. Ratusan video porno buatan anak muda hingga kelas pejabat di dua negara ini membuat cerita memalukan sepanjang abad, bahan cerita nina bobo anak dan cucu kita di masa depan?

10 Januari 2008, 1429 Hijriyah. Mungkin ini saat berhijrah dan berjuang dari titik nol. JBDK mencoba untuk berbuat lagi, "sebuah perlawanan tidak seimbang dari teriakan sayup-sayup dari jiwa-jiwa yang gelisah, melawan jutaan materi pornografi dunia". Setahun ke depan adalah pembuktian, janji dan pelaksanaan kata-kata.

Kerja belum selesai, kami harus berhemat energi dan napas dalam diri. Semoga segalanya akan berjalan lebih baik, Semoga - Semoga!

Sony Set
http://tvLab.blogspot.com

- Kampanye JBDK di Jogja - Solo - Temanggung, 9-14 Januari 2008
- bedah buku "500+ Gelombang Video Porno Indonesia, Sony Set"

Baca Selengkapnya Ya......
 

Kampanye JBDK

Posted In: . By Admin DMG

Kampanye “Jangan Bugil di Depan Kamera” adalah konsern kita semua. Semoga bisa kita lakukan dari kita, oleh kita, untuk kita. Selama ini, berbagai tools yang telah hadir di website ini maupun di acara-acara off-air adalah sumbangan individu-individu dan komunitas berhati baik dan tulus. Kita telah punya website. Kita telah punya rumah singgah di beberapa daerah. Kita telah punya logo yang sangat representatif. Kita telah disumbang theme song tanpa pamrih oleh beberapa group musik indie. Dll.

Selanjutnya, demi bergulir terus kampanye ini, silakan ikut terlibat dalam berbagai gagasan terbaik, sehingga pendekatan yang ramah, santai namun berwawasan atas fenomena “Bugil Depan Kamera” bisa terus kita kembangkan. Anda bisa lakukan secara mandiri, baik secara individu maupun komunitas hal-hal sbb:

Syarat pokok terlibat dalam gerakan ini adalah:

      1. Jangan ikut-ikutan menjadi penyebar materi B.D.K;
      2. Jangan membuat gambar atau video B.D.K yang baru;
      3. Segera hapus dan musnahkan, bilamana Anda memiliki gambar atau video B.D.K buatan sendiri maupun orang lain yang belum tersebar;

Keterlibatan minimal Anda adalah mengenalkan kampanye ini secara lebih luas dengan menempelkan logo “Jangan Bugil Di Depan Kamera” atau link website kami: www.janganbugildidepankamera.org di website, blog, email, wiki, friendster, mailing list Anda, dll.

Anda bisa mengorganisasi komunitas Anda untuk aware melalui sosialisasi/diskusi formal maupun informal dengan kampanye “Jangan Bugil Depan Kamera”, bahkan Anda bisa ikut gerilya bersama kami untuk membentuk resources atau sekretariat di wilayah serta komunitas terdekat Anda, dan tentunya bisa melibatkan kami (Tim Kerja Gerakan “Jangan Bugil Depan Kamera!”) dalam berbagai acara/events yang Anda organisir;

Anda bisa menulis genre apapun dengan pendekatan disiplin apapun, tulisan yang sangat berkaitan dengan fenomena ‘Bugil Depan Kamera’, Pornografi, terutama yang menyumbang pada diskusi dan wacana konstruktif membendung dampak negatif dari fenomena dimaksud, baik yang bersifat antisipasi, tindakan preventif, tips dan trick, strategi, dll;

Anda bisa menyumbangkan kreativitas dalam bentuk-bentuk yang tak terbatas, seperti: Poster, Karikatur, Komik-Strip, Brosur, Tulisan-tulisan Panduan, dll;

Anda bisa juga menyumbangkan foto atau video mini Anda bersama teman, komunitas atau keluarga dengan janji untuk tidak bugil depan kamera, atau statement lain yang mendukung;

Anda bisa menyumbang ‘good ideas’ yang anda pikir cocok untuk menyemarakkan kampanye ini. Kami berjanji: every voice is counted!

Sumber : http://janganbugildidepankamera.org/kampanye

Baca Selengkapnya Ya......
 

Tentang JBDK

Posted In: . By Admin DMG

Intro
==========
Gerakan “Jangan Bugil Depan Kamera” yang semula hanya berupa kampanye penyadaran serta ajakan moral untuk tidak memperbesar angka fenomena “Bugil di Depan Kamera” di Indonesia —yang konkritnya ditandai dengan menempelkan logo kampanye di website/blog serta janji untuk ‘tidak bugil di depan kamera’, semakin menemukan bentuk tindaklanjutnya.

Kami dengan dukungan berbagai pihak, terutama media dan kalangan aktivis anti-pornografi, berupaya untuk tidak berhenti dan terus mengembangkan pendekatan-pendekatan kreatif dan ramah dalam merawat problematika “Bugil di Depan Kamera” dan pornografi Indonesia pada umumnya.

Prioritas kegiatan serta keluaran, yang saat ini kami pikir sesuai dengan pengalaman serta khasanah yang kami miliki, akan dikembangkan dalam dinamika kerangka perspektif serta visi-misi sebagaimana disebutkan di bawah.

Dengan demikian rekan sekalian, sebagai jalan memperlancar koordinasi dan pengembangan ide-ide gerakan ini, kami perkenalkan kembali TIM KERJA GERAKAN “JANGAN BUGIL DEPAN KAMERA!”, dengan komitmen sbb:

Perspektif
==========
Pornografi bertentangan dengan falsafah yang dianut bangsa Indonesia, terutama ketuhanan, kemanusiaan dan keberadaban. Fenomena maraknya gambar serta mini video seksual yang dilakukan remaja, pelajar dan mahasiswa Indonesia, yang kami beri istilah fenomena Bugil Depan Kamera (B.D.K) jelas merupakan problem pornografi. Sebagai sebuah problem pornografi, secara keseharian fenomena ini potensial mengancam perikehidupan yang sehat seluruh lapisan masyarakat Indonesia, baik individual, kekeluargaan, kemasyarakatan serta lingkungan profesional.

Kosekuensi lebih jauh, bisa melahirkan individu yang sakit secara seksual, ketagihan seks, penggerogotan kinerja dan kreativitas, merusak dan menggoyahkan sendi-sendi kekeluargaan yang sehat dan harmonis, memicu peluang eksploitasi dan kekerasan seksual kepada anak dan anggota rumah tangga lain, menularkan gangguan sensitivitas kesusilaan masyarakat, memperbesar peluang kejahatan, pelanggaran dan patologi sosial yang bersifat seksual, serta menguatkan penghambaan diri pada ombang-ambing, serbuan dan sergapan industri pornografi, baik secara nasional maupun global.

Kecerobohan serta kelalaian anak muda Indonesia tersebut, sama sekali tidak menguntungkan bahkan bagi diri mereka sendiri. Di sebagian besar kasus, perbuatan ini menyeret kemudian soal kenyamanan serta masa depan keluarga, pergaulan, pendidikan, kesempatan kerja yang layak, dan mesti berurusan dengan proses hukum. Jika pun ada yang diuntungkan, fenomena B.D.K hanya dimanfaatkan, terutama oleh para pornografer (kalangan pemanfaat/pebisnis pornografi), baik demi mendapatkan materi porno yang sangat murah dan/atau demi menciptakan dan membuka pasar produksi pornografi.

Misi
==========

  • Riset dan pengembangan penanganan fenomena “Bugil Depan Kamera” terutama di kalangan remaja Indonesia;
  • Meningkatkan kesadaran publik akan ketersediaan, perangkap dan serbuan serta unsur negatif yang langsung maupun tidak langsung dari pornografi dan industri pornografi, terutama berkaitan dengan kehidupan remaja, keluarga dan lingkungannya;
  • Menyediakan informasi, sumber daya (resources) serta strategi penggunaan media/teknologi informasi yang efektif membendung unsur negatif yang langsung maupun tidak langsung dari pornografi, melalui pengembangan berbagai pendekatan dalam pendidikan dan promosi solusi teknis yang relevan;
  • Mendukung advokasi kebijakan yang membatasi unsur negatif pornografi, dengan tetap menjunjung prinsip kemanusiaan, keadilan, kebebasan, dan kesetaraan.

Visi
==========
Memberdayakan kecerdasan dan perilaku konstruktif remaja, keluarga serta lingkungan guna melindungi diri secara mandiri maupun bersama-sama dari unsur negatif, yang langsung maupun tidak langsung, dari pornografi.

Sumber : http://janganbugildidepankamera.org/tentang

Baca Selengkapnya Ya......
 

Selamat Datang!
Situs ini merupakan perwujudan dari sikap generasi muda yang ingin mengajak semua lapisan masyarakat terutama generasi muda untuk tidak berbugil-ria di depan kamera, baik itu kamera hape /ponsel ataupun kamera digital/kamera video.

Silahkan nikmati dan cermati situs ini tapi ingat “Jangan Bugil Di Depan Kamera” ya!

Kami sangat mengharapkan Anda untuk menyumbang ide, saran, kritik, tips, trik atau komentar apa saja yang berhubungan dengan misi dan visi kami untuk tidak bugil di depan kamera.

Silahkan Anda berkomentar sepuas-puasnya tentang sesuatu yang berhubungan dengan remaja yang bugil, telanjang, exhibionisme atau tentang situs “Jangan Bugil di Depan Kamera” tapi please komentarnya jangan sambil bugil ya! Ok...Ok...

Silahkan hubungi kami jika Anda mempunyai saran, kritik, ide, atau apa saja yang berhubungan dengan keberadaan situs kami ini di deltasagita@yahoo.co.id

Baca Selengkapnya Ya......
 
Get paid for sharing your links - Receive $5.00 just for signing up!
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Visitor

Kurs Mata Uang


Free shoutbox @ ShoutMix

FEEDJIT Live Traffic Feed

Partner

AddThis Feed Button
Add to Technorati Favorites
blog-firdaus.gif
Cassava
Powered by linker
blog-indonesia.com