ICT Prio Site's
Information and Communications Technology (ICT)
Showing posts with label Linux-Opensource. Show all posts
Showing posts with label Linux-Opensource. Show all posts

Stallman: Open Source Tak Bahayakan Bisnis Software
Jakarta (ANTARA) - Pendiri The Free Software Movement, Richard Matthew Stallman menegaskan bahwa gerakan perangkat lunak bebas dan komunitas "Open Source Software" yang kini menggema di dunia, tidak berbahaya bagi bisnis perangkat lunak.

"Tidak ada yang perlu ditakutkan dengan gerakan dan komunitas open source. Bisnis pengembangan perangkat lunak (software developing -red) tetap akan berjalan," kata Stallman, yang sedang berkunjung ke Indonesia pada 18 Oktober hingga 2 November pada pidatonya mengenai Free Software Movement, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, bisnis pengembangan perangkat lunak mengkhususkan diri pada pelanggan tertentu yang membutuhkan software bersifat "customized" atau disesuaikan dengan kebutuhan.

Software jenis ini berbeda dengan software sistem operasi yang harus ada untuk menjalankan komputer dan bersifat massal (misalnya Microsoft Windows Vista - red), ujarnya.

"Untuk operating system seperti ini, pilihlah yang `free`. Anda mendapat banyak keuntungan dengan ini," kata `hacker` terkenal asal AS itu.

Stallman meluncurkan Proyek GNU pada tahun 1984 yang berbasis perangkat lunak bebas dan melahirkan sistem operasi Linux yang bebas diakses (gratis) siapapun dan terbuka sumber-sumber kodenya (open source) sehingga bisa dikembangkan ke berbagai program software lainnya.

Sekolah ajarkan

Karena itu ia menganjurkan agar setiap sekolah di Indonesia mengajarkan mata pelajaran teknologi informasi yang menggunakan perangkat lunak dengan sumber kode terbuka dan tidak sekedar membeli perangkat lunak proprietari (berlisensi dan berbayar).

"Alasannya kenapa harus, pertama adalah uang. Sekolah tentu tidak mempunyai uang untuk membeli perangkat lunak proprietari. Sayangnya banyak sekolah tak mengerti dan tetap memakai, apa lagi promosinya begitu gencar," katanya.

Keuntungan berikutnya bagi sekolah yang menggunakan perangkat lunak "open source" ini adalah membuat semua siswa menjadi "programmer" di mana mereka diperkenankan mempelajari sumber kode software dan kemudian belajar mengubah dan menambah-nambahnya, ujarnya.

"Hanya dengan Free Open Source Software anda bisa seperti itu. Buat apa membeli sesuatu yang rahasia dan menjadikan anda hanya sebagai pengguna terus-menerus," katanya.

Keuntungan bagi pemerintah khususnya di negara-negara berkembang, lanjut dia, adalah kemandirian dari ketergantungan terhadap negara maju.

Ia mengandaikan AS yang ingin menyerang Venezuela melalui sistem informasinya.

"Hal itu sangat dimungkinkan, jadi mengapa tidak mereka mencoba melindungi diri dengan tidak tergantung pada negara lain," katanya sambil menekankan pentingnya filosofi "freedom" (kemerdekaan) yang diusungnya dalam gerakan Free Software Movement.

Baca Selengkapnya Ya......
 

Operating System (OS)

Posted In: , . By Admin DMG

Linux, Sebuah Alternatif

(Suara Merdeka Minggu – Suplemen Teknologi Informasi 6 Mei 2005)
Meskipun sebagian masyarakat saat ini lebih mengenal Microsoft Windows sebagai satu-satunya program yang tampil pada saat komputer dihidupkan, sistem operasi lainnya, Linux, terus membayang-bayangi untuk merebut hati pengguna. Linux hanyalah salah satu sistem operasi yang dipakai dalam dunia komputer, selain Mac OS (Sistem operasi untuk komputer Macintosh/Apple), Sun Solaris, dan beberapa sistem operasi lain dengan kepentingan terbatas. Pada daftar CDROM yang ada di counter-counter penjualan dan persewaan CD, berbagai versi Microsoft Windows tidak lagi menjadi satu-satunya jenis yang ditampilkan. Ada beberapa nama varian Linux seperti Linux RedHat, Linux Fedora, Linux Suse, Linux Mandrake, Linux Debian, dan masih banyak lagi, menghiasi daftar CDROM yang disewakan atau dijual. Begitu pula dengan beberapa toko komputer di Jakarta, Yogyakarta, dan juga Semarang, yang saat ini lebih suka menawarkan instalasi Linux kepada pembelinya, dibandingkan Windows. Hal ini dikarenakan adanya Undang-Undang Hak Cipta yang sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh aparat keamanan bekerja sama dengan aliansi perusahaan software, BSA (Business Software Alliance).
Berbeda dengan Microsoft Windows yang jika disewakan atau dijual dalam bentuk copy akan menjadi ilegal, Linux dapat secara bebas dimiliki dalam bentuk apapun. Pengguna tidak perlu khawatir dituduh pembajak meskipun Linux yang terinstal di dalam komputer diperoleh dari penggandaan CD. Lisensi yang ada di dalam setiap instalasi varian Linux yang telah disebutkan di atas, menyatakan bahwa pengguna dapat menggandakan, mengubah/mengembangkan, maupun mendistribusikan secara bebas. Namun hak cipta Linux tetap ada pada sang penciptanya, Linus Benedict Trovalds. Pembuatan Linux semula berawal dari hobby Linus yang saat itu masih menjadi mahasiswa di universitas Helsinki, Finlandia. Linus menemui halangan karena tidak adanya sistem operasi yang dapat memuaskan hobbynya. Ia mempunyai kesimpulan bahwa sistem operasi yang ada terdapat kekurangan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dari para profesional. Sistem operasi DOS dan UNIX harganya sangat mahal dan tidak terjangkau oleh mahasiswa sepertinya. Sedangkan MINIX (Mini Unix) yang dibuat oleh seorang profesor dari Belanda, Andrew S. Tanenbaum, merupakan sistem operasi yang bagus namun masih terlalu sederhana dan hanya digunakan sebagai salah satu alat mengajar di dunia pendidikan. Bila digunakan untuk dunia industri, MINIX masih memiliki banyak kekurangannya.
Setelah beberapa waktu mengembangkan sistem operasi baru tersebut, Linus mulai mempublikasikan Linux untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 1991 di newsgroups comp.os.minix. Linux disambut dengan antusias sekali oleh orang-orang yang mengikuti newsgroup tersebut. Mereka, dari yang sudah ahli hingga pelajar, ikut memberikan ide dan perbaikan terhadap Linux. Dari sinilah cikal bakal Linux menjadi sebuah sistem operasi yang bekembang pesat sampai sekarang ini. Namun sebetulnya, Linux hanya sebuah inti dari sistem operasi atau kernel, yang masih perlu dikemas lagi dalam bentuk paket distribusi (distro). Perkembangan Linux dapat dilihat dari banyaknya distro yang mengambil Linux sebagai basis sistem operasinya. Contohnya Linux RedHat, Linux Fedora, Linux Suse, Linux Mandrake, Linux Debian, dan masih banyak lagi. Di dalam setiap distro biasanya sudah menyertakan berbagai program perkantoran, multimedia, desain grafis, permainan, internet, pemrograman, bahkan sampai dengan program bantu untuk server.

Bukan Sistem Operasi yang Sulit
Dengan berbagai kelengkapan software yang ada, ternyata masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan sistem operasi ini. Kekhawatiran yang umumnya menjadi alasan adalah kesulitan dalam mengoperasikan Linux dan kompatibilitas dengan dokumen-dokumen yang sudah terlanjur dibuat dengan program berbasis Windows. Alasan yang pertama seringkali sudah terlanjur melekat dalam kesan pengguna komputer, apalagi jika mereka mengikuti sejarah Linux yang awalnya berbasis teks seperti DOS pada permulaan berdirinya Microsoft. Namun sejak adanya X-Window yang mirip dengan tampilan Microsoft Windows, kekhawatiran tersebut sepertinya dapat dieliminasi. Pengguna hanya perlu menggunakan mouse dan memilih daftar menu yang sudah dikelompokkan. Selanjutnya memilih program yang akan digunakan. Pada gambar di bawah ini menunjukkan kelompok menu yang ada dan program kalkulator berada di dalam kelompok menu asesoris (accesories).
Untuk memainkan berbagai jenis permainan, pengguna dapat mencarinya dalam kelompok Games. Apabila mempunyai hobby musik atau film, program tersebut dapat ditemukan dalam kelompok menu Sound & Video. Sedangkan program perkantoran seperti Microsoft Office dapat ditemukan dalam kelompok menu Office. Aplikasi perkantoran yang umumnya langsung terinstal dalam Linux adalah OpenOffice. Dibuat oleh saingan berat Microsoft, Sun Microsystem, untuk kalangan open-source dan didistribusikan secara gratis. Meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda, OpenOffice mendukung kompatibilitas dokumen yang dibuat dengan Microsoft Office. Terdiri dari program pengetikan atau pengolah kata (OpenOffice Writer), spreadsheet (OpenOffice Calc), dan presentasi (OpenOffice Impress).
Apabila dokumen kantor sudah terlanjur dibuat dengan Microsoft Word, maka dokumen tersebut tetap dapat dibuka dan dirubah dengan OpenOffice Writer. Begitu pula dengan dokumen yang dibuat dengan Microsoft Excel, dapat dimodifikasi dengan OpenOffice Calc. Sedangkan dokumen presentasi yang dibuat dengan Microsoft PowerPoint dapat dimodifikasi dan dijalankan dengan menggunakan OpenOffice Impress. Selain itu, tampilan OpenOffice mirip dengan Microsoft Office sehingga pengguna yang beralih dari Microsoft Office tidak terlalu asing dengan lingkungan kerja OpenOffice. Pimpinan dan karyawan instansi atau perusahaan yang memanfaatkan komputer sebagai sarana dokumentasi tidak perlu khawatir dengan pemanfaatan Linux untuk kepentingan kantornya. Selain kompatibel dan mirip, program ini dapat diperoleh gratis namun tetap legal. Dengan begitu kita akan menghemat pengeluaran dalam pembelian software. Namun siapkan instansi pemerintah kita menjadi pelopor seperti halnya yang dilakukan oleh pemerintah Jerman dan China?

Program-Program Berbasis Linux
Bagi pengguna komputer yang telah mengenal Linux, tentunya pertanyaan yang muncul bukan lagi persoalan kemudahan operasional tetapi lebih pada permasalahan variasi software yang berjalan dengan sistem operasi Linux. Meskipun saat ini sudah banyak software berbasis Linux yang dibuat untuk aplikasi perkantoran, multimedia dan server, pada kenyataannya belum banyak program terkenal yang dibuat untuk sistem operasi Linux. Sebagai contoh adalah program sejenis AutoCAD, 3Ds Max, atau Macromedia Flash. Namun banyak software sejenis yang dibuat oleh perusahaan kecil ataupun pribadi yang dapat di-download secara gratis maupun versi percobaan. Meskipun tidak sehebat software yang terkenal namun beberapa diantaranya mampu mendekati kehebatannya. Seperti halnya The Gimp yang mirip dengan software Adobe Photoshop, dimana kemampuannya dalam mengolah gambar tidak dapat dipandang sebelah mata. Bahkan format dokumen Adobe Photoshop juga dapat dikenali oleh program ini. Selain itu, terdapat program MoonLight dan Blender yang dapat membuat obyek 3 dimensi tak bergerak maupun animasi obyek 3 dimensi, seperti halnya AutoCAD dan 3Ds Max. Dan masih banyak lagi software berbasis Linux dengan kepentingan berbeda, yang saat ini masih dalam proses pengembangan. Beberapa software tersebut dapat di-download melalui situs http://linux.tucows.com, http://sourceforge.net, http://sf.net, http://freshmeat.net, atau http://www.gnu.org/software.
Namun jika ternyata Anda termasuk penggemar fanatik software tertentu berbasis Windows namun ingin menjalankannya di atas sistem operasi Linux, program yang dikembangkan oleh CodeWeavers dan dinamakan dengan Wine dapat menjadi solusi. Wine merupakan program emulator yang membuat seakan-akan berada di lingkungan Windows. Dengan adanya program tersebut, Anda dapat menjalankan program berbasis Windows di lingkungan Linux. Meskipun tidak selalu berhasil, beberapa program terkenal seperti Macromedia Flash dan Microsoft Office dapat berjalan dengan mulus karena adanya Wine.

Keamanan dan Virus
Selain stabil alias jarang sekali mengalami hang (macet), kelebihan Linux juga meliputi keamanan data dan kekuatan dari serangan virus. Kemampuannya mengelola pengguna dalam jumlah banyak (multi-user) menjadikan setiap pengguna merasa aman. Masing-masing pengguna tidak dapat melihat dan mengakses dokumen milik pengguna lainnya selama tidak ada ijin dari pemilik dokumen. Beberapa alat bantu komunikasi jaringan komputer antar pengguna juga didesain seaman mungkin, sehingga bahaya pengintaian dapat dihindari. Terdapat proses pengacakan isi dokumen dalam setiap pengiriman data di jaringan komputer. Sehingga pengintai akan sulit mengetahui isi dari dokumen, meskipun mempunyai keahlian menyadap data sekalipun. Hal yang sama juga terjadi pada serangan virus. Meskipun ada beberapa virus yang dibuat untuk menyerang Linux, sampai saat ini belum ada virus yang dilaporkan mampu melumpuhkan dan membahayakan komputer berbasis Linux. Sistem dalam Linux terlindungi dari perubahan oleh virus yang dibawa oleh pengguna biasa.

Linux dalam CD
Jika Anda masih ragu untuk menginstal Linux di dalam komputer, terdapat alternatif yang aman untuk sekedar coba-coba dengan menggunakan Live-CD. Dengan adanya Live-CD, Anda hanya perlu memasukkan 1 (satu) CD yang berisi sistem operasi Linux siap pakai dan menjalankannya melalui CDROM Drive sebagai prioritas pertama saat komputer dihidupkan. Meskipun hanya berupa sebuah CD saja, paket-paket standar yang Anda butuhkan telah disediakan di dalamnya. Dengan begitu, Anda tetap dapat melihat-lihat serta merasakan kemampuan dan kemudahan Linux tanpa harus mengubah isi harddisk di dalam komputer. Live-CD yang cukup populer di kalangan pengguna Linux adalah Knoppix (berasal dari distro Debian) dan Mandrake Live (berasal dari distro Mandrake).

Baca Selengkapnya Ya......
 

RsDesktop pada PCLinuxOS

Posted In: . By Admin DMG

Wednesday, 09 January 2008

Jika anda mempunyai satu komputer windows XP Profesional (SP2) dalam satu jaringan bersama dengan komputer PCLinuxOS, maka tiap komputer PCLinuxOS dalam jaringan tersebut akan dapat menggunakan windows XP beserta semua aplikasi di dalamnya (misalkan: Ms Office, Internet Explorer, Game Online dan lain-lain) tanpa menginstal apapun pada komputer PCLinuxOS. Menarik bukan?

Contoh:

Dalam satu internet café, terdapat 10 komputer PCLinuxOS dan 1 Komputer XP Pro (SP2), maka semua komputer PCLinuxOS akan dapat menggunakan Windows XP Pro tersebut pada waktu bersamaan dan dapat menggunakan semua aplikasi-aplikasi yang terinstall dalam Windows XP tersebut.

Pada mode full screen, desktop pada layar PCLinuxOS akan berganti menjadi desktop windows XP, sehingga pemakainya akan serasa menggunakan windows XP.

Proses komputasi tetap dilakukan pada komputer windows XP, sedangkan komputer PCLinuxOS hanya akan berfungsi sebagai desktop interface (tampilan), oleh karena itu banyaknya user yang sanggup dilayani oleh komputer windows XP tentunya akan sangat tergantung pada kapasitas memory dan kekuatan processor pada komputer windows XP.

Untuk melakukan ini, ada 2 tahap yang harus dilakukan, (1) yaitu persiapan seting pada sisi komputer windows XP dan (2) Perintah pada komputer PCLinuxOS.

Misal, untuk jaringan yang terdapat 1 unit komputer XP dan 2 unit Komputer PCLinuxOS, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah sbb:

Set IP komputer windows XP menjadi 192.168.0.3 / subnet 255.255.255.0
Set IP pada komputer PCLinuxOS:
PCLinuxOS1 IP 192.168.0.1 / subnet 255.255.255.0
PCLinuxOS2 IP 192.168.0.2 / subnet 255.255.255.0

Catatan: Penomeran IP ini bebas terserah anda.

Cek apakah kedua komputer PCLinuxOS telah dapat berkomunikasi dengan komputer XP dengan cara

Pada komputer PCLinuxOS1 klik Menu – System Tools – Terminal kemudian ketik:

ping 192.168.0.3 (enter)

Jika ada replay berarti komputer PCLinuxOS tersebut sudah mampu berkomunikasi dengan komputer windows XP. Pada komputer PCLinuxOS2 lakukan hal yang sama.

1. Persiapan Pada Komputer Windows XP Pro (SP2)

- Download patch di:
http://blogpmenier.dynalias.net/docext/xp/Termiserv_XPSP2_i386_1.0.exe
atau
http://sala.pri.ee/terminal-server-patch/
atau
Termiserv_XPSP2_i386_1.0.zip

- Install patch tersebut dalam safe mode, caranya adalah sbb: Nyalakan komputer windows XP, sewaktu akan booting tekan tombol F8 secara terus menerus, kemudian pilihlah Safe Mode. lalu install patch tersebut. Patch ini berguna untuk membolehkan beberapa user login dalam satu komputer XP secara bersamaan.

- Buatlah beberapa user sebanyak komputer Pinux yang ada dalam jaringan dengan type limited user. Maksud dari limited user ini adalah masing-masing user mempunyai setting/profil dan folder document sendiri-sendiri tidak bercampur sehingga tidak akan saling mengganggu.

Start – Control Panel – User Account

Lalu buatlah 2 user sbb:

login: user01
Password: pass01

dan

login: user02
Password: pass02

Catatan: Nama login ini bebas terserah anda.

- Jalankan Fast User Switching: Control Panel – User Account – Change the way users log on or off pilih: Fast User Switching.

- Klik kanan pada icon My Computer di desktop pilih Properties kemudian pilih tab Remote
Centanglah ‘Allow users to connect remotely to this computer’ seperti tampak pada gambar berikut:

Kemudian klik ‘Select Remote Users’ dan isikan userid user-user yang telah anda buat sebelumnya:

Pada contoh diatas ada 50 user PCLinuxOS pada satu windows xp pro (menggunakan userid xp01 s/d xp50).

Sampai dengan di sini komputer XP-pro anda sudah siap digunakan untuk login secara simultan beberapa user sekaligus.

2. Perintah Pada Komputer PCLinuxOS

Jika seting pada komputer windows XP telah siap, maka yang perlu dilakukan pada komputer PCLinuxOS adalah sbb:

- Klik Menu - System Tools - Terminal

- Misal jika akan login ke komputer windows XP yang pada contoh ber-IP 192.168.0.3 dengan menggunakan user pada windows XP dengan login ‘user01′ dan password ‘pass01′ maka ketik sbb:

rdesktop -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

Untuk secara fullscreen:

rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

Jika anda mengalami kesulitan dalam mengetikan perintah tersedia tools yang relatif lebih mudah untuk digunakan, yaitu klik: Menu - System Tools - Desktop Connection, kemudikan isikan IP komputer windows XP (pada contoh diatas 192.168.0.3) lalu klik tombol Execute.

Membuat Shortcut untuk Login ke XP

Anda dapat menambahkan suatu shortcut di desktop PCLinuxOS anda sehingga user PCLinuxOS tinggal mengklik shortcut jika akan login ke windows. Caranya adalah sbb:

Klik kanan pada desktop PCLinuxOS – pilih New Launcher isikan sbb:

Name: Windows XP

Generik Name: Windows XP

Comment: Login to windows XP

Command: rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

Type: Application

Icon: Pilih icon sesuai selera anda

Run in terminal tidak perlu di centang

Lalu tekan tombol OK

Jika kesulitan anda bisa mendownload shortcut dibawah ini:

menuxp.tar.gz

Keistimewan shortcut ini adalah: Sound pada XP bisa terdengar di PCLinuxOS.

Shortcut ini untuk memudahkan login ke XP. Jadi tidak perlu

untuk mengetik perintah panjang seperti diatas setiap kali akan login.

Shortcut ini mempunyai icon tampak seperti pada gambar di bawah.

Cara install shortcut:

- Login sebagai root

- Copykan file menuxp.tar.gz ke /root

- Buka terminal: Start - System Tools - Terminal

- Ketik:

tar -zxvf menuxp.tar.gz

cd menuxp

chmod a+x install

./install

- Setelah proses install selesai, isikan data IP komputer XP, username/password

yang telah dicreate di XP pada file /usr/bin/windoz dengan mengetik:

pico -w /usr/bin/windoz

untuk menyimpan file tekan CTRL-X lalu jawab Y lalu ENTER.

Membuat PCLinuxOS Otomatis Login pada windows XP

Selain dengan shortcut, anda juga dapat membuat komputer PCLinuxOS secara otomatis login ke komputer windows XP dengan cara:

- Pada komputer Pinux, klik Menu - Preferences - More Preferences – Sessions

- Klik tab ‘Startup Programs‘

- Klik tombol ‘add button’. Ketik perintah, contoh:

rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

- OK - Close.

Jangan lupa untuk melakukan penguncian ulang dengan perintah pinuxuserlock jika konfigurasi user yg anda modifikasi tersebut sebelum dalam keadaan terkunci (locked) sehingga seting ini akan tersimpan secara permanen oleh Pinux.

Berikut ini tampilan PClinuxOS kami, yg telah ditambahkan icon untuk login ke XP pro secara cepat:

Ok gue kira cukup sekian tutorial semoga dpt di pahami

salam PCLinuxOs

salam bebek bebek bebek

PetriX aka Lukis

Nb: Sumber dari Pinux

Baca Selengkapnya Ya......
 

PCLinuxOS vs Ubuntu

Posted In: . By Admin DMG

Wednesday, 09 January 2008

 VS

For awhile Ubuntu has been the “go-to-guy” for a Linux distribution (distro) looking to port Windows users to the Linux desktop environment, and for good reason. Ubuntu is an excellent Linux distro with many alluring qualities to draw a Windows user looking for a change. Today I want to bring another player to the spotlight; PCLinuxOS.

First let’s start with a little background on both Linux distro’s:

 is a community developed, linux-based operating system that is perfect for laptops, desktops and servers. It contains all the applications you need - a web browser, presentation, document and spreadsheet software, instant messaging and much more.” The word Ubuntu (pronounced “oo-BOON-too”) is an African word meaning ‘Humanity to others’, or ‘I am what I am because of who we all are’. The Ubuntu distribution brings the spirit of Ubuntu to the software world.Ubuntu promises the following:
  • Ubuntu will always be free of charge, including enterprise releases and security updates.
  • Ubuntu comes with full commercial support from Canonical (the European-based company that sponsors Ubuntu) and hundreds of companies around the world.
  • Ubuntu includes the very best translations and accessibility infrastructure that the free software community has to offer.
  • Ubuntu CDs contain only free software applications; we encourage you to use free and open source software, improve it and pass it on.
Click here to read the Ubuntu FAQs. Click here to see what products Ubuntu offers. Finally, click here to get Ubuntu.
 PCLinuxOS - is distributed as a LiveCD, which can also be installed to a local hard drive. When used as a LiveCD, it can work with a USB Key (or thumbdrive), where the user’s configuration and personal data are saved. Once locally installed on a PC’s hard drive, the user of PCLinuxOS can add, remove or update all desired software titles (packages) by utilizing the Advanced Packaging Tool (or APT), a package management system (originally from the Debian distribution), together with Synaptic, a GUI frontend to APT.PCLinuxOS boasts:
  • Fast bootup.
  • Large library of software.
  • Compatibility with many printers and other hardware
  • Everything you need for day to day home desktop or small business computing is available in PCLinuxOS.
Click here to read the PCLinuxOS User Guide wiki (very helpful). Click here to read the PCLinuxOS Magazine. Click here for the MyPCLinuxOS blog. Finally, click here to get PSLinuxOS.
Now, let’s build on the resources already available on the web for a Ubuntu/PCLinuxOS comparison, and avoid any redundant data (we all know there’s already enough of that on the web).Here are the best articles I could find on the subject of Ubuntu vs. PCLinuxOS:

As you can see I do not offer any personal opinions on this subject due to my lack of experience with both OS’s. Although I have installed Ubuntu several times, and actually ran it as a home OS for a few months, I’m declining to comment on the superiority of either of these Linux distro’s due to my utter inexperience with PCLinuxOS. I will say this; Ubuntu is a very attractive option to the Windows environment, but still takes some Linux knowledge to really utilize the OS. However, the average user just looking surf the web, do email, and use the OS as a multimedia center…Ubuntu is all inclusive and very user friendly.

If any eJabs readers have tried one or the other, or both…please give us your much valued comments and opinions!

Lastly, the authors of PCLinuxOS magazine offer an article (a little bias I’m sure, but good nonetheless) on Vista vs PCLinuxOS in the April 2007 issue. Click here to read the magazine in .pdf format (scroll down to the bottom as it’s the last article in the magazine).

Sumber : unix.web.id

Baca Selengkapnya Ya......
 

M0n0wall Part 1.


M0n0wall merupakan embedded firewall berbasiskan freeBSD yang ringan dan mudah penggunaannya. Bisa dikatakan ringan karena untuk menjalankannya tidak memerlukan spesifikasi hardware yang tinggi atau dapat dijalankan di pc lawas(PII/PIII), hal ini akan sangat membantu mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk membangun firewall. Meskipun demikian m0n0wall sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan firewall untuk jaringan skala menengah ke bawah. Untuk konfigurasi dan administrasinya tidaklah terlalu menyulitkan karena bisa dilakukan melalui web(webGUI, support SSL) jadi tidak perlu berurusan dengan shell kecuali ketika pertama kali booting untuk mengatur interface atau IP Addressnya, reset password ataupun untuk reset konfgurasi.

Hardware requirement
Memori yang dibutuhkan cukup 64 MB atau lebih dan bisa kurang tetapi akan sangat membahayakan karena m0n0wall tidak menggunakan swap space. Storage yang diperlukanpun tidak besar, bisa dijalankan melalui cdrom atau floppy. Jika menggunakan CF(Compact Flash) maka cukup 8 MB atau lebih, jika menggunakan Hardisk juga tidak memerlukan kapasitas yang besar( 512 Mb bisa kurang atau lebih). Pada dasarnya kebutuhan hardware untuk menjalankan m0n0wall tidaklah menyulitkan atau bisa berjalan di genericPC(PC standar), karena merupakan turunan freeBSD maka hampir semua hardware yang bisa dijalankan di freeBSD/i368 bisa di dijalankan di m0n0wall.


Fitur
Fitur yang ditawarkan cukup lengkap dan sudah memenuhi kebutuhan untuk dioperasikan sebagai firewall ataupun router untuk internet connection sharing.

Fitur-fitur m0n0wall antaralain:
  • web interface (supports SSL) untuk konfigurasi


  • serial console interface for recovery


  • set LAN IP address


  • reset password


  • restore factory defaults


  • reboot system


  • wireless support (access point with PRISM-II/2.5/3 cards, BSS/IBSS with other cards including Cisco)


  • captive portal(http://en.wikipedia.org/wiki/Captive_portal), untuk mengatur authentifikasi client yang akan mengakses internet/jaringan lain.


  • 802.1Q VLAN support


  • stateful packet filtering


  • block/pass rules


  • logging


  • NAT/PAT (including 1:1)


  • DHCP client, PPPoE, PPTP and Telstra BigPond Cable support on the WAN interface


  • IPsec VPN tunnels (IKE; with support for hardware crypto cards, mobile clients and certificates)


  • PPTP VPN (with RADIUS server support)


  • static routes


  • DHCP server and relay


  • caching DNS forwarder


  • DynDNS client and RFC 2136 DNS updater


  • SNMP agent


  • traffic shaper


  • SVG-based traffic grapher


  • firmware upgrade through the web browser


  • Wake on LAN client


  • configuration backup/restore


  • host/network aliases



Dengan fitur yang sedemikian lengkap m0n0wall dapat menjadi solusi yang cepat untuk membangun firewall karena proses instalasinya yang tidak memakan waktu lama, menghemat biaya dan relatif aman(default).


M0n0wall menyediakan beberapa image binary yang bisa didapatkan secara gratis di:

http://m0n0.ch/wall/downloads.php

paket image binary tersebut antara lain :
  • Generic PC/ standard PC untuk di install ke CF atau hardisk:




  • dan lain-lain


untuk dokumentasi dan tutorialnya bisa di lihat di:

- http://doc.m0n0.ch/handbook/
- postingan saya selanjutnya (dalam waktu yang belum ditentukan...)


Bersambung...

Postingan selanjutnya tentang m0n0wall
- Instalasi m0n0wall ke hardisk part 1(konfigurasi Puppy Linux).
- Instalasi m0n0wall ke hardisk part 2.
- M0n0wall, Konfigurasi Network Interface.


Referensi:
- http://m0n0.ch/wall/
- http://wikipedia.org
- dll

Baca Selengkapnya Ya......
 

M0n0wall part 5.

Setelah M0n0wall terinstall ke hardisk dan network interface-nya telah terkonfigurasi seperti terpaparkan pada tutorial sebelumnya(M0n0wall, konfigurasi network interface) dimana kedua network interface di konfigurasi sebagai berikut:
lnc0 untuk interface LAN.
lnc1 interface untuk WAN.
Setelah konfigurasi interface selesai dan kemudian diproses maka M0n0wall akan merestart mesin dan kemudian kembali ke menu Console Setup, yang tampak seperti pada gambar berikut ini:


gambar 1. Menu console setup

Perhatikan gambar diatas pada bagian yang beri tanda kotak, disitu terlihat interface yang telah terkonfigurasi yaitu lnc0 sebagai interface LAN dan lnc1 sebagai interface WAN kemudian bandingkan dengan tampilan menu console setup ketika pertamakali booting seperti tampak pada potongan gambar dibawah ini:



gambar 2. Potongan gambar menu console setup saat pertamakali booting.
Keterangan:

Pada gambar diatas nama interface untuk LAN masih sis0 dan interface untuk WAN masih sis1.

Sebelum melangkah lebih lanjut memberi IP address untuk interface LAN sebaiknya kita perhatikan topologi jaringan yang akan kita gunakan, dalam tutorial ini m0n0wall akan berada di belakang router/modem ADSL untuk mengatur koneksi internet dari LAN dengan skema sebagai berikut:


m0n0wall:
inteface LAN: lnc0
IP address lnc0: 192.168.100.1
interface WAN lnc1
IP address lnc1: 192.168.1.3

router/modem ADSL:
IP address LAN: 192.168.1.1

LAN:
alamat network: 192.168.100.0/24

Berikut gambar topologi jaringan tersebut:


gambar 3. Topologi jaringan.

Perhatian,

Perlu diperhatikan bahwa IP address default(192.168.1.1) yang diberikan m0n0wall untuk interface LAN(lnc0) kita ganti dengan 192.168.100.1 karena IP address 192.168.1.1 digunakan untuk modem ADSL.
Setelah konfigurasi interface selesai berikutnya memberi IP address untuk interface LAN, secara default m0n0wall memberi IP address untuk interface LAN dengan 192.168.1.1. Semetara untuk konfigurasi IP address interface WAN dilakukan melalui webGUI karena di console setup tidak tersedia menu untuk konfigurasi IP address WAN. Agar bisa mengakses webGUI dari m0n0wall terlebih dahulu kita harus mengkonfigurasi IP address LAN, untuk melakukannya kita menggunakan menu console stup nomor dua(Set up LAN IP address).


berikut langkah-langkahnya:

Di console setup di bagian "Enter Number:' masukan angka 2 dan kemudian tekan enter, seperti pada potongan gambar berikut ini,


gambar 4. Memasukan pilihan nomer dua.

Selanjutnya masukan IP address untuk LAN, isilah dengan 192.168.100.1 dan kemudian tekan enter, seperti pada potongan gambar di bawah ini:


gambar 5. Memasukan IP address untuk LAN.

Setelah memasukan IP address selanjutnya kita harus memasukan subnetmask, karena IP address yang kita gunakan adalah kelas C(192.168.xxx.xxx) dimana secara default netmasknya adalah 255.255.255.0 atau 24 yang dapat memuat 254 host, oleh karena itu masukan angka 24 dan kemudian tekan enter, seperti pada gambar berikut ini:



gambar 6. Memasukan subnet mask.

Selanjutnya akan muncul pertayaan apakah kita akam mengaktifkan DHCP server agar komputer klien di LAN mendapatkan IP address otomatis, supaya tidak merepotkan untuk menseting satu persatu IP address di klien sebaiknya kita aktifkan DHCP server, maka pada pertayaan untuk aktifasi DHCP server masukan huruf y(mengaktifkan) kemudian tekan enter, seperti pada potongan gambar berikut ini:



gambar 6. Mengaktifkan DHCP server.

Setelah mengaktifkan DHCP server kemudian kita harus memasukan rentang IP Address yang di alokasikan bagi komputer klien untuk mendapatkan IP address otomatis. Misal rentang IP yag di alokasikan untuk klien adalah:


192.168.100.2 s/d 192.168.100.15

Maka masukan rentang awalnya yaitu 192.168.100.2 kemudian tekan enter, seperti terlihat pada potongan gambar dibawah ini:


gambar 7. Memasukan rentang IP address awal yang di alokasikan untuk klien.

Berikutnya masukan rentang IP address akhir yaitu 192.168.100.15 dan tekan enter, kemudian akan muncul pernyataan bahwa IP addres LAN telah di-set ke 192.168.100.1/24, seperti pada gambar dibawah ini:



gambar 7. Memasukan rentang IP address akhir yang di alokasikan untuk klien.

Kemudian tekan enter uuntuk kembali ke menu console setup. Sampai disini kita sudah bisa mengakses webGUI dari m0n0wall untuk administrasi lebih lanjut. Untuk administrasi lebih lanjut menggunakan webGUI seperti konfigurasi IP addres WAN, rules, traffic(bandwidth) shaping dan captive portal akan saya bahas pada postingan berikutnya




Postingan sebelumnya:

- M0n0wall, Konfigurasi Network Interface.

Referensi:
- http://wikipedia.org
- http://m0n0.ch/wall
- dll

Baca Selengkapnya Ya......
 

Beberapa waktu yang lalu sungguh menyedihkan keadaan kartu ethernet di laptop saya, tidak bisa lagi digunakan entah kenapa. Untuk mengatasinya saya membeli USB to LAN, karena kalau dibawa ke service center bisa-bisa laptopnya opname. Di dalam USB to LAN (setelah ini akan saya singkat menjadi usb2lan) yang saya beli ini berisi CD Driver untuk sistem operasi Windows, dan ketika dicoba, semuanya berjalan lancar tapi Windows tidak langsung mengenali usb2lan ini dan tetap harus install driver bawaannya. Setelah install baru dapat digunakan dengan baik.

Masalah muncul ketika saya hendak menggunakannya dengan sistem operasi linux. Kebetulan saya menggunakan Kubuntu Linux 7.04, dan memang setelah usb2lan tersebut ditancapkan tidak terjadi apa-apa, yang ada hanyalah sepotong log dari /var/log/messages sebagai berikut:

Jul 11 10:46:20 m1abrams kernel: [ 282.620000] usb 4-3: new high speed USB device using ehci_hcd and address 5
Jul 11 10:46:20 m1abrams kernel: [ 282.752000] usb 4-3: configuration #1 chosen from 1 choice
Jul 11 10:46:21 m1abrams kernel: [ 282.948000] usbcore: registered new interface driver libusual
Jul 11 10:46:21 m1abrams kernel: [ 282.952000] Initializing USB Mass Storage driver...
Jul 11 10:46:21 m1abrams kernel: [ 282.952000] scsi2 : SCSI emulation for USB Mass Storage devices
Jul 11 10:46:21 m1abrams kernel: [ 282.952000] usbcore: registered new interface driver usb-storage
Jul 11 10:46:21 m1abrams kernel: [ 282.952000] USB Mass Storage support registered.
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.952000] scsi 2:0:0:0: Direct-Access Generic Secure ID Stick 0.00 PQ: 0 ANSI: 2
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.952000] SCSI device sdb: 2013183 512-byte hdwr sectors (1031 MB)
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.956000] sdb: Write Protect is off
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.956000] SCSI device sdb: 2013183 512-byte hdwr sectors (1031 MB)
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.956000] sdb: Write Protect is off
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 287.956000] sdb: sdb1
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 288.064000] sd 2:0:0:0: Attached scsi removable disk sdb
Jul 11 10:46:26 m1abrams kernel: [ 288.064000] sd 2:0:0:0: Attached scsi generic sg2 type 0

Saya melakukan lsusb untuk melihat manufaktur milik usb2lan ini.

tom@m1abrams:/home/tom$ sudo lsusb
Bus 004 Device 005: ID 196d:0112
Bus 004 Device 001: ID 0000:0000
Bus 003 Device 002: ID 08ff:2500 AuthenTec, Inc.
Bus 003 Device 001: ID 0000:0000
Bus 002 Device 001: ID 0000:0000
Bus 001 Device 004: ID 062a:0000 Creative Labs Optical Mouse
Bus 001 Device 003: ID 0a46:9601 Davicom Semiconductor, Inc.
Bus 001 Device 001: ID 0000:0000
tom@m1abrams:/home/tom$

Hmm, manufakturnya Davicom Semiconductor, Inc. Hasil googling menunjuk ke situs www.davicom.com.tw. Lalu, bagaimana memaksa usb2lan ini berjalan di Kubuntu atau distro linux yang lain? Setelah googling sana-sini akhirnya ketemu driver milik Davicom ini yang telah dimodifikasi oleh seseorang dengan nama Jon Dowland dan dapat di download di situsnya www.alcopop.org.

Yang diperlukan untuk menginstall driver dari usb2lan ini adalah sebagai berikut.
  • Kernel source (unduh dari kambing.vlsm.org)
    • Untuk *buntu bisa dengan cara apt-get lalu install linux-headers (generic), linux-image(generic), linux-restricted-modules-generic, dan linux-source.


  • Driver dm9601 bisa diunduh disini (mirror telah saya buat disini)


Selanjutnya, saya menganggap Anda sudah mempunyai kernel source dari kernel yang Anda pakai sekarang, jadi langkah selanjutnya adalah meng-ekstrak file dm9601.gz yang sudah diunduh.


tom@m1abrams:/usr/src/$ sudo tar xzvf DM9601.GZ
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ cd 2.6.18
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ sudo make
make -C /lib/modules/2.6.20-16-generic/build M=/usr/src/2.6.18 LDDINCDIR=/usr/src/2.6.18/../include modules
make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.20-16-generic'
CC [M] /usr/src/2.6.18/dm9601.o
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:52:26: error: linux/config.h: No such file or directory
In file included from /usr/src/2.6.18/dm9601.c:62:
/usr/src/2.6.18/dm9601.h:100:1: warning: "ALIGN" redefined
In file included from include/asm/system.h:4,
from include/asm/processor.h:18,
from include/asm/thread_info.h:16,
from include/linux/thread_info.h:21,
from include/linux/preempt.h:9,
from include/linux/spinlock.h:49,
from include/linux/capability.h:45,
from include/linux/sched.h:46,
from /usr/src/2.6.18/dm9601.c:53:
include/linux/kernel.h:35:1: warning: this is the location of the previous definition
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘__check_reg5’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:122: warning: return from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘__check_reg8’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:123: warning: return from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘__check_reg9’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:124: warning: return from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘__check_rega’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:125: warning: return from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘__check_nfloor’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:126: warning: return from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘get_registers’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:189: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘set_registers’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:227: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘set_register’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:266: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘update_eth_regs_async’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:300: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:314: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:328: warning: passing argument 7 of ‘usb_fill_control_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘read_bulk_callback’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:483: warning: passing argument 6 of ‘usb_fill_bulk_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘dm9601_start_xmit’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:602: warning: passing argument 6 of ‘usb_fill_bulk_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘dm9601_open’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:801: warning: passing argument 6 of ‘usb_fill_bulk_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:810: warning: passing argument 6 of ‘usb_fill_int_urb’ from incompatible pointer type
/usr/src/2.6.18/dm9601.c: In function ‘dm9601_disconnect’:
/usr/src/2.6.18/dm9601.c:1014: warning: ISO C90 forbids mixed declarations and code
make[2]: *** [/usr/src/2.6.18/dm9601.o] Error 1
make[1]: *** [_module_/usr/src/2.6.18] Error 2
make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.20-16-generic'
make: *** [default] Error 2
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$

Dari yang tahap yang saya lakukan, muncul peringatan error yang mengatakan bahwa file linux/config.h tidak ditemukan, sehingga proses kompilasi menjadi gagal. Mengapa? Karena sekarang header config.h sudah tidak digunakan lagi. Iseng-iseng saya mencoba mengambil file config.h milik Slackware lalu menyalinnya ke direktori include di /usr/include/linux/include/linux lalu melakukan kompilasi lagi dengan perintah make.

tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ sudo make
make -C /lib/modules/2.6.20-16-generic/build M=/usr/src/2.6.18 LDDINCDIR=/usr/src/2.6.18/../include modules
make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-headers-2.6.20-16-generic'
Building modules, stage 2.
MODPOST 1 modules
make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-headers-2.6.20-16-generic'
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$

Berhasil ! Setelah itu, masukkan modul yang baru dikompile tadi.

tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ ls
dm9601.c dm9601.ko dm9601.mod.o Makefile readme.txt
dm9601.h dm9601.mod.c dm9601.o Module.symvers readme.txt.bak
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ sudo insmod dm9601.ko
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$

Sampai tahap ini driver usb2lan milik Davicom ini sudah terinstall dengan baik. Kita bisa langsung melakukan setting network dengan ethernet baru ini. Namun masih ada kekurangan karena setiap kita restart komputer, driver ini tidak otomatis diload oleh kernel. Bagaimana caranya agar setiap kita nyalakan komputer, driver modul ini diload kernel?

Lakukan langkah-langkah sebagai berikut.
*masih di direktori /usr/src/2.6.18 tempat driver modul berada*

tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ sudo cp dm9601.ko \
/lib/modules/`uname \
-r`/kernel/drivers/net/
tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$

Lalu masukkan baris skrip dibawah ini ke /etc/rc.local agar dijalankan ketika sistem berjalan.

tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$ pico /etc/rc.local

*PENTING !! letakkan baris dibawah ini sebelum baris exit 0 (exit nol)

/sbin/insmod /lib/modules/`uname -r`/kernel/drivers/net/dm9601.ko

tom@m1abrams:/usr/src/2.6.18$

Kalau sudah, silakan melakukan reboot untuk mencobanya. Selamat mencoba !

Baca Selengkapnya Ya......
 

SMS dengan Gammu dan MySQL

Posted In: . By Admin DMG

Bersmsria di konsole linux atau menjadikan linux sebagai sms gateway..?
hmmm.. sungguh menyenangkan. :)
Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi, berikut langkah-langkah untuk membuat linux bisa bersms ria dengan gammu dan sms yang masuk dan keluar di simpan ke dalam database(MySQL).


Persiapan
Pertama harus disiapkan handphone dengan koneksi ke komputer menggunakan kabel (serial/usb) atau dengan bluetooth, dan jangan lupa mengisi pulsanya karena percumah kita bersusah payah membuat sms server tapi pulsanya tidak ada :D .

MySQL juga harus sudah terisntall karena semua pesan yang keluar dan masuk akan di simpan ke dalam database dan disini tidak di sertakan cara instalasi MySQL karena sebagian besar distro linux sudah terinstall MySQL atau disertai paket instalasi MySQL.


Perhatian:

Pada tutorial ini gammu yang digunakan sebagai contoh adalah versi 1.13.90
Selanjutnya download source gammu di :

http://dl.cihar.com/gammu/releases/gammu-1.13.90.tar.bz2

# cd /usr/src
# wget http://dl.cihar.com/gammu/releases/gammu-1.13.90.tar.bz2

setelah selasai download langsung di ekstrak

# tar zxvf gammu-1.13.90.tar.bz2

Perhatian :
Sebelum kompilasi pastikan cmake sudah terinstall pada linux box anda, jika belum anda dapat mendownload di sini dan cara installnya bisa dilihat di sini.

Setelah cmake bisa di beresken tanpa error marilah kita lanjutkan urasan kita dengan gammu. Jalankan pada terminal :

# cd gammu-1.13.0
# mkdir build
# cd build
# cmake ..
# make
# make install

Jika sampai disini tidak ada error berarti gammu sudah terinstall, langkah berikutnya tinggal mengkonfigurasi gammu. File konfigurasi gammu terletak di direktori /etc yaitu smsdrc dan gammurc, contoh file konfigurasi tersebut dapat di temukan di dalam direktori "docs/examples/config",karena secara default file konfigurasi tersebut belum ada maka sebaiknya kita kopi, jalankan :

# cd /usr/src/gammu-1.13.0/build
# cp ../docs/examples/config/gammurc /etc
# cp ../docs/examples/config/smsdrc /etc

Editlah file tersebut(/etc/smsdrc) seperti berikut:

#[gammu]
port = /dev/ttyACM0
#model = 6110
connection = at19200
#synchronizetime = yes
#logfile = gammulog
#logformat = textall
#use_locking = yes
#gammuloc = gammu.us
#startinfo = yes

------------------------- di potong disini --------------------------------
----- dan untuk sementara bagian bawahnya kita abaikan dahulu -------

Editlah bada bagian "port" dan sesuaikan dengan koneksi HP/modem GSM nya, begitu juga pada bagian "connection". Pada contoh di atas saya menggunakan koneksi kabel USB dengan Hp SE K550i( sesuai dengan http://cihar.com/gammu/phonedb/sony-ericsson/459/).
Untuk "port" disesuaikan dengan linux mengenal sebagai apa, jika menggunakan kabel serial biasanya di linux di kenal dengan :

"/dev/ttyS*"

jika menggunkan USB biasanya linux mengenalnya dengan :

"/dev/ttyACM*"

atau

"/dev/ttyUSB*"

untuk mempermudah sebaiknya anda sebelum memasang kabel dari HP tersebut ke komputer menjalankan perintah :

# tail -f /var/log/messages

agar ketika kabel tersebut di pasang ke komputer akan terlihat device yang baru terpasang di dalam log dan sebagai apa linux mengenal device tersebut.

Jika menggunakan bluetooth maka portnya diisi dengan dengan bluetooth address-nya. Jika Modem atau Handphone yang di gunakan lain maka untuk petunjuk konfigurasi "connection" silahkan anda cari di sini.
Setelah konfigurasi selesai selanjutnya bisa kita tes menjalankan gammu :

# gammu --identify

jika outputnya tidak error dan berupa informasi mengenai HP yang tersambung maka gammu berhasil jalan..
Nah.. sekarang kita sudah bisa mengirimkan sms dengan menggunakan perintah :

# echo ..isi pesan.. | gammu --sendsms TEXT notujuan

Sampai disini gammu sudah bisa di gunakan untuk mengirim/menerima sms, agar semua sms yang masuk dan keluar di simpan ke dalam database(MySQL) maka kita harus mengkonfigurasi gammu lagi. Untuk itu Editlah file /etc/smsdrc pada bagian setingan untuk database MySQL, seperti di bawah ini

----------------/etc/smsdrc di potong disini --------------------

[smsd] PIN = 1234
logfile = /var/log/smsdlog
commtimeout = 1
sendtimeout = 10
#receivefrequency = 0
#resetfrequency = 0
#deliveryreport = no
#phoneid = MyPhone1
#deliveryreportdelay = 10
# -----------------SETTINGS FOR --smsd MYSQL --------------
user = root
# user mysql untuk mengakses database, biasanya root
password = password
#isilah dengan password user di mysql tersebut
pc = localhost
database = sms
#nama databasenya
# when you send sms from some SMSC, you can have Delivery/Failed Delivery

--------------/etc/smsdrc di potong disini ------------------

Langkah selanjutnya berikutnya membuat database:

# mysql -u root -p
Enter password: <--- masukan password user root untuk MySQL

Setelah masuk buatlah database dengan nama "sms".

mysql>create database sms;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql>quit
Bye

Setelah database berhasil di buat, selanjutnya membuat tabel-tabelnya. Untuk memudahkanya masuklah ke direktori hasil ekstrak gammu, di terminal jalankan:

# cd /usr/src/gammu-1.13.0/docs/examples/config/

pastikan di direktory config terdapat file "mysql.sql" untuk membuat tabel yang di butuhkan untuk meyimpan sms yang keluar dan masuk.

# ls -l
total 36
-rw-r--r-- 1 root root 9611 2007-06-11 17:04 gammurc
-rw-r--r-- 1 root root 6016 2006-06-12 13:47 mysql.sql
-rw-r--r-- 1 root root 7460 2007-01-27 03:13 pgsql.sql
-rw-r--r-- 1 root root 7246 2007-08-09 15:43 smsdrc

jika file"mysql.sql" ada, kemudian jalankan perintah (masih di direktori /usr/src/gammu-1.13.0/docs/examples/config/) :

# mysql -u root -p
Enter password: <-- (jagan lupa masukan password) mysql>use sms;
mysql>\. mysql.sql
Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
Query OK, 1 row affected (0.01 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.02 sec)
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)

mysql>show tables;
+------------------+
| Tables_in_sms |
+------------------+
| daemons |
| gammu |
| inbox |
| outbox |
| outbox_multipart |
| pbk |
| pbk_groups |
| phones |
| sentitems |
+------------------+
9 rows in set (0.00 sec)

mysql>quit
Bye

Nah... sekarang gammu sudah bisa dijalankan dengan MySQL.
Cara menjalankannya :

#echo isi pesan | gammu --sendsmsdsms TEXT notujuan MYSQL /etc/smsdrc

atau dengan

#gammu --smsd MYSQL /etc/smsdrc
Log filename is "/var/log/smsdlog"
Press Ctrl+C to stop the program ...

Untuk membaca sms yang datang anda tinggal melihat di database sms tabel inbox, untuk memudahkan bisa menggunkan phpmyadmin atau menggunakan script php yang bisa di download di sini, dan kemudian ekstrak ke direktory yang bisa diakses dengan browser, tetapi sebelumnya pada file sms.php harus di edit sesuaikan dengan user dan password untuk koneksi MySQL nya dan kemudian jalankan apache.


Nah...
sampai disini kiranya tutorial sms dengan gammu dan mysql, serta masih bisa dikembangkan lagi sesuai kebutuhan dan itu tergantung kemauan dan kreativitas kita.

viva.. opensource


Referensi :
- http://www.syednetworks.com
- http://www.gammu.org/wiki/index.php?title=Main_Page
- http://www.teknifo.blogspot.com/2007/11/sms-dengan-gammu-dan-mysql.html

Baca Selengkapnya Ya......
 
Get paid for sharing your links - Receive $5.00 just for signing up!
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Sign by Dealighted - Coupons and Deals

Visitor

Kurs Mata Uang


Free shoutbox @ ShoutMix

FEEDJIT Live Traffic Feed

Partner

AddThis Feed Button
Add to Technorati Favorites
blog-firdaus.gif
Cassava
Powered by linker
blog-indonesia.com